Taman Sari Jogja – Review Harga Tiket Masuk, Lokasi & Fasilitas Lengkap

Kata orang untuk belajar sejarah itu harus membaca buku?

benarkah….

pada kenyataanya kamu bisa mempelajari sejarah lewat media apapun entah seperti buku, lokasi sejarah, atau dari saksi hidup seperti manusia.

tetapi, menurut saya yang paling enak adalah mempelajari sejarah dengan cara mengunjungi langsung ke tempat lokasi sejarah tersebut karena kita bisa langsung berwisata, iya nggak?

nah, kalau kamu tipe orang yang suka dengan sejarah masa lampau dan juga hobi berwisata maka wajib untuk mengunjungi taman sari jogjakarta yang akan idnwisata bahas kali ini.

di artikel ini saya akan membahas lengkap mengenai destinasi wisata tersebut jadi silakan sisihkan waktu kamu untuk beberapa menit kedepan.

Pesona Wisata Taman Sari Jogjakarta

berbicara mengenai Jogja memang memiliki segudang keunikan tersendiri, kota yang memiliki julukan sebagai kota pendidikan ini bahkan menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang diistimewakan yakni dengan memberikan nama Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

tentu bukan tanpa alasan kenapa kota tersebut mendapatkan keistimewaan salah satunya adalah kota tersebut masih dipimpin oleh sistem kesultanan yang diwariskan sejak dahulu kala dari jaman sultan Hamengkubuwono.

tetapi, saya tidak akan membahas mengenai sejarah sultan dan jika kamu ingin mengetahui informasi tersebut silakan cari di website lain.

jogja sendiri masih menyimpan banyak tempat bersejarah yang masih terawat hingga saat ini dan salah satunya adalah taman sari jogja.

Sejarah Taman Sari Jogja

pasti kamu penasaran kan bagaimana sih awal mula terciptanya tempat ini?

pada jaman dahulu situs bersejarah ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1758 sampai 1765.

yang berdasarkan informasi yang saya terima tempat ini dibangun diatas puing-puing pesanggrahan Garjitawati atau bekas keraton lama.

taman ini sendiri memiliki luas 10 hektare yang terdiri dari 57 bangunan tetapi sayangnya bangunan-bangunan tersebut sebagian sudah tinggal pusing-puing saja atau sudah beralih fungsi menjadi hunian warga.

taman ini mendapat julukan “The Fragrant Garden” dan dialamnya terdapat berbagai macam bangunan seperti Jembatan gantung, kolam pemandian, kanal air, lorong bawah tanah, dan bangunan-bangunan pribadi milik sultan.

setelah melalui proses pembangunan yang memakan beberapa tahun tempat ini akhirnya tempat ini mulai efektif digunakan sebagai tempat kesultanan pada tahun 1765 sampai 1812.

sedangkan, biaya pembangunan taman ini seluruhnya ditanggung oleh Bupati Madiun bernama Tumenggung Prawirosentiko dan sebagai imbalan jasa tersebut penduduk madiun dibebaskan dari membayar pajak.

Kondisi Fisik dan Arsitektur

bangunan ini memiliki arsitektur gaya Jawa Kuno dan sedikit campuran eropa itu terbukti dengan banyak ukiran-ukiran di seluruh bangunan. sedangkan, semua bangunan ini di ariteki oleh orang berkebangsaan portugis bernama Demang Tegis.

pada awalnya proyek ini dipimpin oleh Tumenggung Mangundipuro tetapi tengah proses pembangunan karena alasan tertentu beliau mengundurkan diri dan digantikan oleh Pangeran Notokusumo.

untuk kondisi fisiknya taman sari ini dibagi menjadi 4 bagian yang meliputi

  1. danau buatan yang terletak disebelah barat
  2. berbagai macam bangunan salah satunya pemandian umbul binangun yang terletak disebelah selatan danau buatan.
  3. kolam Garjitawati dan Pasarean ledok Sari yang berada di selatan bagian ke-2
  4. terakhir bagian timur ke-1 dan ke-2 sampai tenggara kompleks Magangan.

diambil dari sumber wikipedia.

Denah Taman Sari

karena bangunan ini memiliki luas yang cukup besar terkadang ada pengunjung yang kebingungan dengan tempat ini. untuk itulah idnwisata memberikan denah lengkap seperti dibawah ini supaya bisa dijadikan panduan kamu ketika memasuki area taman wisata tersebut.

Denah Taman Sari Jogja

berdasarkan gambar denah diatas nanti saya akan mengajak kamu untuk berkeliling untuk itu sebaiknya kamu download gambar tersebut dan simpan di memory hp dan kita akan mengunjungi satu persatu spot yang ada didalam denah.

Spot-Spot Menarik

meski saat ini bangunan-bangunan yang ada di tempat ini tidak seindah dan semegah dahulu ketika masih difungsikan sebagaimana mestinya. tetapi, ada beberapa tempat yang masih bisa kamu nikmati karena nilai arsitekturnya yang indah.

bahkan, tempat ini sering dijadikan sebagai tempat foto preweding loh seperti karang resik tasikmalaya, ini tentu saja karena keindahan tempat ini sampai sekarang masih melekat tak digerus jaman.

yang akan kamu dapatkan nanti disini adalah kamu bisa merasakan bagaimana kehidupan klasik pada jaman dahulu dari hanya melihat tempat ini saja.

oke, apa saja sih spot menarik tersebut silakan simak dibawah ini…

1. Gapura Agung

berawal dari pintu masuk utama akan nampak bangunan yang sangat klasik dan indah yang banyak memiliki ornamen bunga-bunga dan ukiran sayap burung yang indah bahkan saya sendiri sampai bingung menuliskanya dengan kata-kata.

Taman Sari Jogja

silakan kamu lihat sendiri saja gambar tersebut pasti kamu langsung setuju dengan saya bahwa kata-kata saja seperti tidak cukup untuk menggambarkan keindahan dan kemegahan dari bangunan tersebut.

pada jaman dahulu bangunan ini fungsikan sebagai lokasi transit kereta kencana kesultanan yang digunakan oleh sultan dan keluarganya saja.

bangunan tersebut sangat cocok untuk dijadikan background foto karena memiliki bentuk yang unik dan tidak akan kamu temukan dimanapun.

2. Gapura Panggung

ketika kamu akan memasuki area taman sari jogja kamu akan melihat bangunan besar yang bernama gapura panggung dan dahulu bangunan ini berfungsi sebagai tempat santap raja dan hanya boleh dimasuki raja dan keluarganya saja.

Taman Sari Jogja

disini biasanya raja atau sultan menikmati pemandangan taman sari jogja langsung dari atas karena dahulu disekitar tempat tersebut ditanami berbagai bunga yang cantik dan bisa melihat langsung hamparan luas berupa danau buatan.

biasanya bila diadakan acara tradisional seperti pameran musik Gamelan atau tarian raja akan naik ke gapura panggung dan menontonya dari atas.

selain itu, terdapat juga periuk yang digunakan istri raja untuk bercermin dan juga lemari untuk menyimpan pakaian raja.

sementara tangga untuk naik ke tempat tersebut yang terbuat dari kayu jati masih utuh dan terawat dengan baik hingga sekarang..

saya sendiri tidak tahu apakah pengunjung diperbolehkan untuk naik ke tempat tersebut tetapi tempat ini sangat bagus untuk dijadikan tempat berfoto, iya nggak?

3. Umbul Pasiraman atau Umbul Binangun

kamu akan bisa langsung melihat keindahan kolam ini ketika melewati pintu masuk dan asli airnya sangat jernih dan nampak kebiru-biruan.

Taman Sari Jogja

sayangnya, karena ini termasuk situs cagar budaya dilarang untuk mandi disini jadi kamu hanya diperbolehkan untuk melihat-lihat saja.

kolam ini sendiri adalah salah satu dari 3 pemandian yang ada di taman sari yang ketiganya memiliki nama-nama dibawah ini.

  • Umbul Panguras adalah tempat pemandian khusus Raja
  • Umbul Pamuncar adalah kolam yang dikhususkan untuk mandi para selir raja
  • terakhir adalah Umbul Kawitan yang merupakan tempat pemandian untuk putri-putri raja.

yang menarik dari kolam ini adalah selain airnya yang jernih terdapat pancuran air yang berada di tengah kolam serta berbagai macam ornamen ukiran dan pot-pot bunga yang menambah keindahan tempat tersebut.

kolam ini sangat saya rekomendasikan untuk kamu yang ingin berfoto selfie dan kalau bisa ambil angle yang sedikit jauh jadi semua bagian kolam akan tertangkap kamera semua.

4. Gedung Kenongo

bangunan lain yang wajib kamu kunjungi ketika mampir ke wisata taman sari jogja adalah gedung kenongo..

bangunan ini sendiri paling mencolok daripada yang lain sebab merupakan bangunan paling tinggi di area tersebut. dahulu bangunan ini biasa digunakan raja untuk jamuan makan.

Taman Sari Jogja

karena bangunanya yang tinggi kamu bisa naik kesini dan melihat langsung kemegahan taman wisata ini, kamu akan dapat melihat semua seluruh kawasan sekaligus melihat pagar-pagar dinding berwarna putih klasik yang mengelilingi area wisata.

5. Sumur Gumuling

lokasi selanjutnya juga tidak kalah unik guys yaitu sumur gumuling, ketika kamu kesini wajib untuk berfoto disini karena terdapat 4 tangga yang mengeliling sumur alhasil fotomu akan terlihat keren.

Taman Sari Jogja

walaupun namanya sumur tetapi tempat ini bukanlah sumur seperti yang kita tahu melainkan sebuah masjid bawah tanah. pasti bingung kan masjid kok dibawah tanah?

ternyata selidik punya selidik selain difungsikan sebagai masjid tempat ini juga digunakan sebagai bunker perlindungan keluarga sultan ketika terjadi kerusuhan atau perang.

mungkin ketika difungsikan sebagai masjid ujung dari tengah anak tangga tersebut digunakan sebagai tempat adzan supaya suaranya terdengar hingga seluruh penjuru taman.

masjidnya sendiri berbentuk melingkar hingga 360 derajat dan bagian tengahnya sengaja dibuat berlubang supaya ketika imam mempin sholat suaranya bisa terdengar ke seluruh ruangan.

6. Pulo Kenanga atau Cemeti

spot yang harus kamu datangi selanjutnya adalah pulo kenanga atau cemeti yang merupakan bagian dari taman sari Water Castle yang dahulu tempat ini dimanfaatkan raja sebagai tempat beristirahat raja dan para tetamunya.

Taman Sari Jogja

selain sebagai tempat istirahat juga digunakan sebagai tempat pengintaian dan kamu pasti tidak menyangka kalau bangunan ini dahulu dikelilingi oleh air dan apabila raja ingin ke tempat ini maka harus menggunakan perahu.

tetapi sayangnya warisan budaya ini sebagian hanya tinggal puing-puingnya saja dan dikelilingi oleh rumah-rumah warga. jadi sedih ya guys padahal ini adalah warisan sejarah tetapi keadaanya sudah meprihatinkan.

7. Pulo Panembung

masih berbicara mengenai pulo kali ini kita menuju ke pulo panembung, pulo ini merupakan pulo buatan kedua setelah pulo kenanga yang berada ditengah segaran.

Taman Sari Jogja

seperti namanya nembung yang dalam bahasa indonesia berarti berbicara atau berdoa kepada tuhan YME, dahulu pulo ini digunakan sebagai tempat bermeditasi dan mengasingkan diri oleh sultan Jogjakarta.

dibandingkan dengan pulo cemeti dan pulo kenanga tempat ini kurang populer dan sulit ditemukan karena jika kamu ingin melihat pulo panembung kamu harus ke pulo kenanga kemudian menghadap kesisi paling selatan barulah pulo ini akan terlihat jelas.

lokasinya sendiri berada tepat disebelah timur Tajug.

bentar bro tajug itu apa sih?

oke saking semangatnya ngejelasin saya sampai lupa dengan kalian hehe..

tajug adalah bangunan berbentuk segiempat yang atapnya mirip dengan pyramid yang ada di mesir itu. nah tajug sendiri berfungsi sebagai ventilasi lorong bawah air yang menghubungkan daratan dengan pulo kenanga.

untuk ke lokasi ini cukup sulit guys karena satu-satunya akses hanya lewat lorong bawah air jadi kamu harus menyewa pemandu kalau ingin ke lokasi ini ya.

8. Gedhong Sekawan

area ini merupakan pondok-pondok kecil yang berada area taman sari jogja, saya sendiri tidak tahu digunakan sebagai apa bangunan-bangunan kecil ini mungkin saja untuk tempat duduk-duduk raja atau istirahat ketika menikmati taman yang dihiasi tanaman bunga.

Taman Sari Jogja

disusun juga blok-blok batu dengan rapi sebagai tempat berjalan membuat area ini nampak indah dan merupakan salah satu yang idnwisata rekomendasikan untuk kamu yang ingin berfoto.

9. Gedhong Pangunjukan

kalau bangunan ini terletak disebelah kanan dan kiri tepat menuju ke Gapura Panggung, bangunan ini sendiri memiliki 2 buah gedung yang sama persis dan fungsinya adalah untuk para pelayan atau abdi dalem menyiapkan minuman raja dan keluarganya.

memang seperti namanya ngunjuk dalam bahasa Indonesia berarti minum, sekarang siapkan kamera kamu dan ambil foto disini sebagai kenang-kenangan untuk dibawa pulang dan kita bersiap menuju ke tempat selanjutnya.

10. Gedhong Temanten

nah kalau ini lokasinya persis disamping gedhong pangunjukan guys, nah kamu pasti bertanya-tanya kenapa namanya temanten kan?

karena gedung ini di ibaratkan seperti temanten atau dalam bahas Indonesia berarti pengantin dan fungsinya bukan sebagai ruang perkawinan guys tetapi sebagai tempat piket jaga abdi dalem.

pertama kali dengar admin sendiri juga sempat ketipu dengan namanya, kan asem…. hehe

11. Gedhong Gandek

hmm sebenarnya saya cukup sedih ketika menulis tentang bangunan yang satu ini karena sekarang hanya tinggal nama saja.

bangunan ini dahulu digunakan sebagai tempat kurir untuk menghadap raja dan lokasinya berada di di tengah-tengah perempatan Jalan dan sekarang sudah di alih fungsikan sebagai Jalan raya.

12. Gerbang Seketeng

kalau gerbang ini lokasinya masih didekat gedhong gandek..

walaupun nasibnya sama seperti gedhong gandek karena bangunan ini sekarang sudah tidak ada lagi dan dahulu berfungsi sebagai tempat penjagaan.

13. Gumuk Pemandengan

masih didekat area gerbang seketeng, sesuai namanya ini adalah bukit yang sengaja dibuat sebagai tempat pengawasan.

sekarang bukit ini sudah tidak ada bekasnya sama sekali, jadi kamu harus gigit jari jika ingin melihat bukit yang satu ini padahal menurut info bukit dahulu nampak indah.

14. Gedhong Carik

lokasi selanjutnya dari taman sari jogja adalah Gedhong Carik, gedung ini lokasinya berada di sebelah selatan umbul pasiraman atau umbul binangun dan bentuknya berupa lorong yang terdapat ruangan di sebelah kanan dan kiri.

sesuai namanya gedung ini berfungsi sebagai tempat tugas para Carik atau Juru tulis.

15. Pulo Gedhong

dahulu ada satu Segaran dengan pulau buatanya yang diberi nama Pulo Gedhong, pulo ini juga disebut sebagai Pulo Kinupeng dan ada bangunan yang berdiri diatasnya yang diberi nama Gedhong Gadhing.

karena gedhong gading merupakan bangunan yang sangat tinggi sehingga banyak yang menyebut juga sebagai menara kota.

sekarang tempat ini sudah berubah menjadi tempat hunian penduduk walaupun lokasinya masih dikenal sebagai kampung segaran.

16. Gapura Kenari

pada waktu masih aktif gapura ini berfungsi sebagai pintu belakang taman dan untungnya sekarang tempat ini masih ada.

sekarang tempat ini menjadi pintu masuk utama kampung wisata taman sari jogja dari jalan Tamanan.

17. Pongangan Timur

nah kalau tempat ini adalah sebuah dermaga guys yang dahulu digunakan sebagai tempat lalu lintas utama para abdi dalem.

untuk lokasinya sendiri berada tepat disebalah timur pongangan barat atau peksi beri.

18. Pongangan Peksi Beri atau Barat

kalau pongangan timur adalah dermaga yang dikhususkan untuk para abdi dalem sedangkan pongangan peksi beri dikhususkan hanya untuk sultan dan kerabatnya.

yang membuat tempat ini unik adalah diatap bangunan terdapat sebuah patung burung mitologi yang memiliki wujud seperti Rajawali besar yang diberi nama Beri.

19. Pasiraman Naga atau Umbulsari

tempat ini adalah sebuah kolam pemandian dan memiliki 2 sebutan yaitu umbul sari atau pasiraman naga.

pemandian memiliki tembok tebal dan tinggi yang mengelilinginya dan yang paling mencolok adalah terdapat sebuah hiasan berupa patung naga disebelah utara.

20. Gapura Umbulsari

tempat ini pada jaman dahulu adalah pintu masuk utama menuju pasiraman naga atau terletak tepat disebelah selatan Pasarean Ledhoksari.

ditempat ini banyak sekali ornamen atau ukiran bergaya khas ala eropa karena Demang Tegis yang merupakan arsitektur portugis yang merancang tempat ini.

21. Gedhong Garjitawati

tempat ini berada di sebelah selatan gedhong carik sekitar 20m dan pada bagian paling selatan tempat ini terdapat senbuah pemandian khusus.

pemandian tersebut dahulu digunakan sebagai tempat mandi para abdi perempuan. sekarang, bangunan ini sangat miris karena yang tersisa hanya tembok saja.

22. Gedhong Blawong

bangunan ini dahulu berfungsi sebagai tempat para abdi dalem untuk menyiapkan makanan kepada sultan beserta keluarganya.

untuk lokasinya berada di dekat Pasarean Ledhoksari, sayangnya bangunan ini sekarang juga sudah tinggal tembok saja.

23. Pasarean Ledhoksari

ini adalah bangunan khusus untuk sultan atau raja beristirahat dan karena bangunan ini dikhususkan untuk raja tentu saja memiliki desain yang unik.

ornamen pada bangunan ini banyak memiliki ornamen bergaya eropa dan didalam bangunan juga terdapat sebuah bangunan berbentuk U yang didalam banguanan tersebut digunakan oleh raja sebagai tempat beristirahat.

Taman Sari Jogja

lebih hebatnya di bawah bangunan ini terdapat aliran air yang berfungsi sebagai pendingin alami, ini membuktikan pada masa itu bangunan tersebut sudah mengadopsi teknologi yang cukup maju.

24. Gedhong Madaran

bangunan terakhir di taman sari jogja adalah Gedhong madaran yang lokasinya berada disebelah selatan gedhong carik.

ruangan ini berfungsi sebagai dapur atau tempat memasak para abdi dalem untuk dihidangkan kepada raja.

bagaimana apakah kalian sudah cukup paham dengan bangunan-bangunan yang ada di gambar denah tersebut dan fungsinya?

mungkin kamu sekarang mulai tertarik untuk mengunjungi tempat ini tetapi ada baiknya kamu ketahui dahulu alamatnya dibawah ini.

Alamat dan Rute

kamu bisa memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi atau menggunakan kendaraan umum dan karena lokasinya tidak jauh dari keraton jogja kamu tidak perlu khawatir untuk nyasar.

untuk alamatnya adalah Wisata Taman Sari Jalan Tamanan, Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55133.

jika kamu bingung bisa menggunakan Google maps pada paragraf kesimpulan paling bawah dari artikel ini. disini saya akan memberikan kamu 2 rute yang bisa kamu lihat dibawah ini.

1. Start dari Alun-Alun Selatan

pertama kamu menuju ke Jl Patehan Lor kemudian ikuti jalan tersebut dan nanti kamu akan menemukan Jalan Taman.

ikuti jalan tersebut karena nanti kamu akan menemukan gerbang besar bertuliskan “Gerbang Taman Sari Jogjakarta”.

2. Start dari Jalan Malioboro

pertama kamu menuju ke arah selatan sampai ke Alun-Alun Utara Keraton setelah itu belok kanan menuju Jalan Ngasem dan ikuti jalan tersebut sampai pasar Ngasem.

apabila sudah di pasar ngasem belok kiri menuju Jalan Tamanan dan ikuti saja jalan tersebut karena nanti kamu akan menemukan pintu masuk gerbang wisata berwarna putih.

Harga Tiket Masuk

wisata taman sari yogyakarta ini mulai dibuka pukul 09.00 sampai 15.00 jadi saya sarankan jika kamu kesana jangan terlalu pagi atau terlalu sore ya guys.

sedangkan untuk tiket masuk wisata harga tiketnya dibedakan tetapi tenang saja karena yang dibedakan adalah bagi mereka wisatawan mancanegara.

Harga Tiket Masuk : Rp 5.000/ orang dan Rp 15.000/ wisatawan asing

kalau kamu membawa kamera juga ada biaya lagi Rp 2.000/ kalau kamu pakai HP dan Rp 3.000/ kalau kamu bawa kamera.

disini kamu juga bisa menyewa pemandu wisata supaya bisa melihat seluruh tempat wisata karena seperti yang sudah saya jelaskan diawal ada beberapa tempat yang hanya memiliki 1 akses rahasia atau tempat yang sudah tidak ada dan perlu penjelasan.

untuk menyewa pemandu wisata kamu akan dikenakan biaya Rp 25.000 – Rp 30.000

saya sarankan kalau kesini jangan memakai bus besar karena tidak tersedia area parkir dan maksimal parkir adalah untuk mobil elf kecil yang muat beberapa orang.

sedangkan untuk biaya parkirnya…

Rp 2.000/ motor dan Rp 5.000/ mobil

Kesimpulan

tempat wisata yang mengusung tema sejarah sekaligus bisa belajar sejarah saya pikir tidak banyak dan tempat ini wajib kamu kunjungi bila ingin belajar mengenai sejarah.

bagi kamu yang mencari spot foto bagus tempat ini juga saya rekomendasikan untuk kamu tetapi untuk liburan keluarga kurang saya rekomendasikan karena tidak cocok untuk bermain anak-anak.

oke guys, jika kamu merasa artikel ini bermanfaat admin minta tolong di share ya melalui tombol share dibawah ini, happy holiday.

Leave a Reply

error: Content is protected !!